Selasa, 08 Juni 2021

MBAH SYUKRI MURID KYAI HASYIM AS'ARY

 TERUNGKAP, SALAH SATU SANTRI KH HASYIM ASY'ARI DI PONOROGO USIA 102 TAHUN PART 1


Sanad merupakan salah satu pilar terpenting dalam tradisi keberagamaan di kalangan Ahlussunnah Wal Jama’ah An-Nahdliyah. Baik sanad keilmuan maupun sanad perjuangan. Berkaitan dengan sanad tersebut, kini warga nahdliyin di Ponorogo patut bersyukur. Bahwa ternyata, di Ponorogo terdapat seseorang yang terhubung langsung dengan Hadratusy Syaikh KH Hasyim Asy’ari. Beliau adalah salah satu mantan Laskar Hizbullah yang bisa dijadikan rujukan untuk menyambungkan sanad perjuangan.


Namanya *Mbah Syukri* , warga Desa Carangrejo, Kecamatan Sampung. Usianya sudah 102 tahun. Sebagaimana santri Mbah Hasyim lainnya yang selalu menyembunyikan identitasnya, begitu pula Mbah Syukri. Tak satupun warga NU Ponorogo yang mengetahui siapa sebenarnya beliau, kecuali anak-anaknya. Rahasia itu baru tersingkap setelah KH Abdul Mun’im DZ didampingi Dr. KH. Adnan Anwar berkunjung ke rumah Mbah Syukri. Keduanya adalah Instruktur Nasional Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (Inas PKP-NU).


 

“Atas nama Pengurus Cabang dan sekaligus Koordinator IW (Instruktur Wilayah, Red) Ponorogo, kami sangat bersyukur oleh Allah dipertemukan dengan mutiara terpendam yang selama ini kita tidak tahu. Dan ironisnya, yang menemukan malah beliau-beliau yang dari Jakarta (Kyai Mun’im dan Kyai Anwar, Red),” ungkap Sekretaris PCNU Ponorogo, Dr. H. Luthfi Hadi Aminuddin.


Rombongan Kyai Mun’im dan Kyai Adnan didampingi IW Ponorogo meluncur ke rumah Mbah Syukri, Senin (29/3) lalu. Berbekal informasi dari Kyai Mun’im bahwa beliau tinggal di Desa Carangrejo, rombongan langsung meluncur ke lokasi. Sepanjang perjalanan, para IW Ponorogo sibuk mengontak tokoh NU setempat untuk menemukan rumah Mbah Syukri. Pasalnya, rombongan tersebut tidak ada yang tahu lokasi tepatnya di mana. Beruntung, kesigapan para tokoh NU setempat berhasil menemukan rumah Mbah Syukri.


Sesampainya di tujuan, disambut sosok laki-laki tua yang masih fasih berbicara. Setelah dipersilakan masuk, perbincangan pun dimulai. Awalnya, para tamu sempat ragu-ragu soal kebenaran informasi bahwa Mbah Syukri adalah santri sekaligus mantan Laskar Hizbullah. “Butuh proses untuk memecah kode agar beliau bersedia membuka diri,” ungkap Kyai Adnan.


 

Sikap menyembunyikan identitas ini sama persis dengan santri Mbah Hasyim lainnya. Nyai Suryani misalnya, yang baru saja meninggal 23 Maret 2021 lalu. Santri Mbah Hasyim berusia 102 tahun itu menyamar sebagai dukun bayi dan tinggal di daerah terpencil di Rumbia, Lampung Tengah. Padahal, beliau punya peran besar di masa perjuangan. Beliau pernah ditugasi Mbah Hasyim mengisi bambu runcing dan penjalin dengan mantra sebagai senjata Laskar Hizbullah.


Sikap yang sama juga ditunjukkan Mbah Rusmani yang tutup usia pada 11 Maret 2021 lalu. Usianya diperkirakan 105 tahun. Belau juga masih punya daya ingat yang tajam serta fasih berbicara. Hanya saja, ada ‘kode’ untuk bisa membuka jati dirinya. Sebagaimana dialami Lege, salah seorang IW Ponorogo. Ketika ditanya, beliau mengaku bukan santri Mbah Hasyim. Hanya sekedar lewat saja di Ponpes Tebuireng. Ternyata, ada kode rahasia untuk bisa berdialog dengan beliau.


“Saya dikasih tahu sama IW dari Madiun, katanya suruh hidyah fatihah dulu, trus dilanjut dzikir dalam hati sambil ngobrol. Dan ternyata benar. Begitu saya lakukan, beliau baru mau bercerita. IW dari Madiun itu kalau sowan malah bagi-bagi tugas. Mereka sowan bertiga. Yang satu bagian berdialog, satu lagi bagian merekam, dan satu lagi ditugasi khusus untuk berdzikir,” ungkap Lege.


Mbah Syukri (kanan) sedang nyuwu’ tongkat yang disodorkan KH Abdul Mun’im DZ (kiri)

Mbah Syukri pun baru mau bercerita banyak ketika Kyai Mun’im menyodorkan tongkat untuk disuwuk. Begitu disodori tongkat, Mbah Syukri langsung memegang tongkat itu dan diberi japa mantra dengan do’a-do’a yang cukup panjang. Padahal sebelumnya, Mbah Syukri mengatakan hanya punya dungo slamet. Beliau bahkan mengaku sebagai abangan. Di akhir pertemuan, Kyai Mun’im memberikan jasket (jas semi jaket, Red) Wahyu Tumurun yang menjadi ciri khas Kader Penggerak NU.


“Tolong diramut. Segera tindaklanjuti dengan eksplorasi lebih dalam lagi. Seperti yang beliau ceritakan, coba gali lagi informasi tentang Kyai Wahid Hasyim,” pesan Kyai Mun’im kepada para kader NU di Ponorogo.


 

Luthfi menambahkan, PCNU Ponorogo akan menindaklanjuti temuan ini. “Kemarin beliau baru menjelaskan seputar sanad perjuangannya saja, hubungan antara prajurit dengan komandannya di bawah payung Laskar Hizbullah. Nanti coba kita perdalam lagi dari sisi sanad keilmuannya,” kata Luthfi.


SARUNG ANTI PELURU MBAH HASYIM PART 2


Meski awalnya menutup-nutupi, tapi akhirnya Mbah Syukri bersedia menuturkan kisah-kisah perjuangan yang dialaminya bersama Laskar Hizbullah di bawah komando Hadratusy Syaikh KH Hasyim Asy’ari. Terutama saat berjuang melawan Pasukan Sekutu, Belanda dan Jepang menjelang kemerdekaan. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Mbah Syukri adalah santri sekaligus mantan pejuang Laskar Hizbullah yang tinggal di Desa Carangrejo, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo. Kini usianya diperkirakan sudah mencapai 102 tahun.


Senin (29/3) lalu,Tim Instruktur Wilayah (IW) dari PCNU Ponorogo mendampingi Koordinator Instruktur Nasional (Inas) KH. Abdul Mun’im DZ dan KH Adnan Anwar mengunjungi rumahnya. Kepada rombongan Mbah Syukri menuturkan, perjumpaan dengan Mbah Hasyim berawal dari rekruitmen Laskar Hizbullah di Ponorogo. Ia mendaftarkan diri bersama dengan beberapa rekannya. Seperti Mbah Kayubi, Mbah Walidu, Mbah Sadimun serta beberapa rekan lainnya. Dari Ponorogo, pasukan diberangkatkan ke Surabaya dan sebagian disebar ke Sidoarjo.


“Mbah Hasyim riyin niku keliling. Muteri anak buahe terus. Ati-ati, kudu waspodo lho yo. Ojo lengah. Ngoten dawuhe Mbah Hasyim teng anak buahe (Mbah Hasyim dulu itu keliling. Mengecek anak buahnya terus. Hati-hati, harus waspada lho ya. Jangan sampai lengah. Begitu perintah Mbah Hasyim kepada pasukannya, Red),” kenang Mbah Syukri.


Mbah Hasyim, kata Mbah Syukri, keliling dengan mengendarai jeep terbuka. Ditemani seorang sopir dan satu orang ajudannya, Mbah Hasyim mempimpin langsung di setiap pertempuran. Pernah ada kejadian di Surabaya, Mbah Hasyim yang sedang di atas mobil jeep diberondong pasukan Belanda. Mbah Hasyim membentangkan sarungnya. Tiba-tiba, sarung itu berubah jadi tameng layaknya perisai baja yang anti peluru. “Pelurune niku gepeng-gepeng kelet teng sarunge. Lho niki sanes dongeng, wong kulo ngertos piyambak (Pelurunya itu gepeng menempel di sarungnya. Ini bukan dongeng, karena saya tahu sendiri, Red),” tutur Mbah Syukri.


Kisah lainnya yang diingat Mbah Syukri adalah tertinggalnya 1600 pasukan Jepang di daerah Porong. Pasukan itu bersembunyi di suatu tempat sejenis bunker,.Tak ada satupun warga yang tahu. Keberadaan mereka baru terbongkar saat koki pasukan itu kehabisan bahan makanan dan berbelanja ke pasar. Melihat banyaknya bahan yang dibeli, ada yang curiga. Dan setelah didesak akhirnya mengaku bahwa bahan itu untuk mencukupi kebutuhan pasukan Jepang yang jumlahnya 1600 orang. Pengakuan ini membuat warga gempar sekaligus gelisah. Tak satupun warga yang berani mendekat. Bahkan pejabat setempat pun tidak tahu harus bagaimana.


Sampailah informasi ini ke Bupati Sidoarjo. Sama dengan lainnya, Bupati Sidoarjo pun merasa kebingungan. Salah seorang pejuang Laskar Hizbullah memberikan saran. “Nek kulo gampil. Niki sing saged ngatasi namung Mbah Hasyim (Kalau saya gampang. Yang bisa menyelesaikan masalah ini hanya Mbah Hasyim, Red),” kata Mbah Syukri menirukan saran rekannya untuk Bupati Sidoarjo.


Akhirnya, Bupati Sidoarjo mengirim utusan untuk sowan ke Mbah Hasyim di Tebuireng. Setelah mendapat laporan, Mbah Hasyim langsung meluncur ke Sidoarjo menemui Laskar Hizbullah. Mbah Hasyim mengajak pasukannya untuk mujahadah membaca wirid sembari berdo’a dari jam 11 siang hingga jam 11 malam. Ajaibnya, pasukan Jepang yang bersembunyi di bunker itu satu persatu keluar dari persembunyian karena diserang jutaan semut angkrang. Para pejuang Laskar Hizbullah langsung memanfaatkan momentum itu untuk menangkap pasukan Jepang tanpa perlawanan. Bahkan tanpa pertumpahan darah setetespun.


Kyai Mun’im mengatakan, kesaksian dari para santri dan pejuang Laskar Hizbullah diharapkan bisa meluruskan sejarah yang ada. Pasalnya, selama ini sosok Mbah Hasyim dikisahkan sebagai seorang kyai pesantren yang hanya mengeluarkan fatwa. “Padahal menurut kesaksian para santri yang berhasil kita temui, tidak begitu. Mbah Hasyim itu betul-betul seorang jendral lapangan yang sangat ahli dalam pertempuran. Beliau turun langsung,” tegasnya.

 

Hal senada juga ditegaskan Kyai Adnan. Bahkan, Mbah Hasyim juga membaca tanda-tanda alam ketika merumuskan strategi perang. “Dipelajari betul itu sama Mbah Hasyim. Bukan hanya paham strategi, tapi juga mampu membaca tanda-tanda alam. Perang Surabaya misalnya, itu pakai strategi perang Majapahit. Makanya orang yang paling tahu siapa pembunuh Mallaby, ya Mbah Hasyim. Ada semua itu bukti-bukti yang menunjukkan bahwa beliau betul-betul ahli strategi perang,” ungkap Kyai Adnan.


Mbah Syukri membenarkan pandangan-pandangan tersebut. Beliau bahkan dengan lugas mengatakan, “Seandainya tidak ada Mbah Hasyim, mungkin kemerdekaan Indonesia itu masih lama. Bisa merdeka, tapi lama,” katanya.


Mbah Syukri mengakhiri perbincangan dengan sebuah kalimat pendek yang cukup layak menjadi bahan renungan bagi generasi sekarang. “Kami-kami ini yang berjuang mati-matian. Dan sekarang kalian semua yang menikmati. Bisa makan enak, naik mobil, jalan-jalan,” sindir Mbah Syukri sembari tertawa terkekeh. Mbah Syukri adalah salah seorang pejuang Laskar Hizbullah yang menolak didaftarkan sebagai veteran perang. Dia meyakini bahwa perjuangan itu ada ‘upah’nya sendiri kelak di kehidupan berikutnya.


Sumber : 

 _NU Online Ponorogo_

Selasa, 27 April 2021

Kisah syaikhona Kholil Bangkalan terbang ke Makkah

 Loncat ke konten


 

Menu Mobile


Beranda Ngaji Hikmah 

Kisah Syaikhona Kholil Terbang ke Makkah, Kiai As’ad Saksinya

Gambar Gravatar 

Muhammad

27 April 20215.277 views

Kisah Syaikhona Kholil Terbang ke Makkah, Kiai As'ad Saksinya


 

Kisah Syaikhona Kholil Terbang ke Makkah, Kiai As’ad Saksinya.


Syaikhona Kholil Bangkalan adalah ulama besar Nusantara yang menjadi tiang para wali pada jamannya. Murid-muridnya menjadi ulama besar yang mendirikan berbagai pesantren kenamaan di penjuru Nusantara. Sebut saja misalnya Tebuireng Jombang, Lirboyo Kediri, dan lain sebagainya. Luasnya ilmu dan karomah Syaikhona Kholil menjadikannya sosok yang sangat disegani semua ulama dan umat saat itu.


Dikisahkan, suatu sore di pesisir pantai Bangkalan, Syaikhona Kholil Bangkalan hanya ditemani oleh As’ad Syamsul Arifin, salah satu santri beliau. Sang kiai dan santri ini sedang berbincang bincang tentang pengembangan pesantren dan persoalan umat Islam di daerah Madura.


Persoalan demi persoalan dibicarakan, dan tidak terasa matahari sudah hampir tenggelam. Sadangkan Syaikhona Kholil dan santrinya tersebut belum sholat Ashar.


“Kita belum sholat ashar, kyai,” kata Kyai As’ad.


“Astaghfirullah….,” jawab Syaikhona Kholil menyadari kekhilafannya.


“Waktu sudah hampir habis dan kita sudah tidak mungkin bisa melakukan sholat ashar secara sempurna, kyai,” tanya Kyai As’ad.


Syaikhona Kholil pun menjawab agar Kyai As’ad Samsul Arifin mencari kerocok. Kyai As’ad tentu heran, untuk apa kerocok itu, dan bertanyalah beliau kepada Syaikhona Kholil.


Kyai kholil hanya menjawab dengan tersenyum: “Ya, kita pakai ke Mekah.”


Setelah mendapat kerocok, Syaikhona Kholil naik ke atasnya dan diikuti oleh Kyai As’ad. Beberapa saat Syaikhona Kholil menatap ke arah barat. Dan, tiba tiba kerocok yang dinaikki beliau melesat sangat cepat dan sulit diikuti pandangan mata.


Sesampainya di Mekah, adzan sholat a’sar baru saja dikumandangkan. Setelah mengambil air wudhu, dua kyai besar ini segera menuju shof pertama untuk sholat ashar berjama’ah di masjidil haram. Subhanalloh, itulah karomah kekasih Allah yang tak bisa disembunyikan lagi. Kiai As’ad yang menjadi santri itu kemudian mendapatkan berkah Syaikhona Kholil, yakni menjadi kiai besar yang pesantrennya di Asembagus Situbondo menjadi rujukan santri dari berbagai penjuru Nusantara.


Demikian Kisah Syaikhona Kholil Terbang ke Makkah, Kiai As’ad Saksinya, semoga bermanfaat dan menebarkan berkah buat kita semua. Amin.


Penulis: Ustadz Mukhlisin, penulis persoalan keislaman.



Info Peluang Usaha Depot Air Minum Isi Ulang

SEBARKAN

Whatsapp

Navigasi pos

Pos sebelumnya

Waliyullah Ahli Qur’an KH Sya’roni Ahmadi Kudus Wafat

Pos berikutnya

Kisah Naja Hafal Qur’an 30 Juz Saat Menderita Lumpuh Otak

POS TERKAIT

Kisah Syekh Makdum Al Athos Menaklukkan Kerajaan Jin di Gunung Muria

Kisah Syekh Makdum Al Athos Menaklukkan Kerajaan Jin di Gunung Muria


Lobi Gus Miek Kepada Malaikat Izrail Jelang Wafatnya KH Achmad Shiddiq Jember

Lobi Gus Miek Kepada Malaikat Izrail Jelang Wafatnya KH Achmad Shiddiq Jember


Kisah Unik Seorang Hamba Allah Batal Masuk Neraka Empat Kali Berturut-turut

Kisah Unik Seorang Hamba Allah Batal Masuk Neraka Empat Kali Berturut-turut


Kisah Kewalian Mbah Fadhol Senori Tuban yang Menakjubkan

Kisah Kewalian Mbah Fadhol Senori Tuban yang Menakjubkan


Air Mata Rasulullah Menetes Saat Kalung Khadijah Jadi Tebusan Tawanan Perang

Air Mata Rasulullah Menetes Saat Kalung Khadijah Jadi Tebusan Tawanan Perang


Kisah Syekh Junaid Rasakan Dahsyatnya Kewalian Syekh Abdul Qodir Al Jailani

Kisah Syekh Junaid Rasakan Dahsyatnya Kewalian Syekh Abdul Qodir Al Jailani



 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Komentar


Nama*


Email*


Situs


VIDEO PALING POPULER


LazisNU Jogja KLIK DISINI untuk mengirim WA (tanpa harus menyimpan nomor terlebih dahulu) ke Call Center NU Care LAZISNU DIY, untuk konsultasi/tanya-tanya.



 


 


 

KONTAK REDAKSI

Alamat: Jl. MT. Haryono No. 40-42, Suryodiningratan, Mantrijeron, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55141

PERIKLANAN

Telp./SMS/WA:

0815-4214-0504 Kirim WA ke Bagian Periklanan BangkitMedia.Com

Email: bangkitmedianu[at]gmail.com

MEDIA PARTNER

al-munawwir pondok-ngrukem-annur Decora Logo INVIRO Logo

Bangkitmedia.Com

BangkitMedia

Berita

Budaya

Khutbah

Ngaji

Opini

Pendidikan

Tokoh

More…

Contact

Redaksi

Donasi Dakwah


Kamis, 01 April 2021

AHLUSSUNNAH WALJAMAAH

 Ahlussunnah wal Jama'ah adalah ajaran mayoritas ulama yang dianut oleh mayoritas umat Islam di dunia.


Jika anda bertanya kepada mayoritas ulama di dunia tentang faham ahlussunnah wal jama'ah, mereka akan sepakat menjawab bahwa ahlussunnah wal jama'ah adalah faham yang sesuai dengan ajaran Rasulullah dan para sahabatnya. Bahkan sebagian ulama mengatakan bahwa ahlussunnah wal jama'ah adalah ajaran Rasulullah itu sendiri. 


Mayoritas ulama di dunia juga sepakat bahwa Salafi, Wahabi, Hizbut Tahrir, Syi'ah, Islam Liberal, neo-Khawarij, neo Mu'tazilah adalah faham yang berbahaya.


Maka jika ingin mengikuti ajaran yang murni dari Rasulullah, ikutlah Ahlussunnah wal Jama'ah.


Ahlussunnah wal Jama'ah memiliki beberapa ciri:

1. Di bidang akidah mengikuti Abu Hasan al-Asy'ari dan Abu Mansur al-Maturidi. Aqidah ini menempatkan wahyu/nash sebagai dasar hukum tertinggi akan tetapi juga memberi porsi pada akal untuk melakukan penalaran dan penafsiran secara terbatas. Bukan seperti aqidah kelompok lain yang tekstual dan menafikan akal dalam memahami teks agama, atau kelompok yang menuhankan akal sehingga mereka berani mengabaikan Al-Quran dan Hadits jika itu bertentangan dengan pemahaman logikanya.

2. Di bidang fiqh mengikuti salah satu dari 4 madzhab. Madzhab adalah bukti adanya transfer ilmu yang berkesinambungan dan metodologis dari zaman sahabat hingga kepada para ulama. Maka mereka yang menyatakan dirinya tidak bermadzhab, tidak termasuk Ahlussunnah wal Jama'ah.

3. Di bidang tasawwuf mengikuti Imam Ghazali dan Imam Junaid al-Baghdadi. Tasawwuf Imam Ghozali memberikan batasan-batasan terkait dengan penggunaan ilmu logika (manthiq) dan filsafat, tidak menolaknya mentah-mentah tidak pula menuhankannya sebagaimana yang dilakukan oleh kelompok lain. Penjelasan Imam Ghozali berkaitan dengan penggunaan logika dan filsafat ini tertuang dalam kitabnya al-Munqidz min ad-Dlolal dan Tahafut al-Falasifah.

4. Berpedoman pada prinsip Tawassuth (moderat), Tawazun (harmoni), Tasamuh (toleran), Tathowwur (dinamis), Islah (reformatif) dan I'tidal (obyektif).


Faham Ahlussunnah wal Jama'ah semacam inilah yang dikawal secara terus menerus oleh Nahdlatul Ulama di Indonesia. 


Yang menarik di dalam Nahdlatul Ulama adalah ia tidak hanya berisikan faham keagamaan tapi juga faham kebangsaan. Meski ajaran ahlussunnah wal jama'ah memiliki pandangan kenegaraan dan kebangsaan yang moderat dan mendahulukan stabilitas sebuah negara, tapi tidak semua ulama ahlussunnah wal jama'ah pasti memiliki faham kebangsaan. Buktinya masih banyak ulama ahlussunnah wal jama'ah yang terseret dalam pusaran konflik kepentingan dan sektarian yang menghancurkan negaranya sendiri, mudah di adu domba sehingga terjadi perang saudara sebagaimana yang terjadi di Timur Tengah. Di Timur Tengah bukan tidak ada ulama ahlussunnah wal jama'ah, disana banyak. Tapi yang kurang kuat disana adalah komitmen kebangsaannya.


Mari kita perhatikan faham kebangsaan yang diajarkan para pendiri dan ulama NU dari masa ke masa. Di NU, ada dua hal yang selalu menjadi pertimbangan dan keduanya tidak boleh dipisahkan: kemaslahatan agama dan kemaslahatan negara. Keduanya tidak boleh dipisahkan. Maka dalam mengambil setiap keputusan dan sikap, kedua hal ini selalu menjadi pertimbangan utama. 


Sekalipun banyak sekali perbedaan dan beberapa kali ada usaha pemberontakan yang ingin merongrong persatuan dan kesatuan, salah satu yang menjadi sebab Indonesia masih stabil dan aman adalah karena NU menjadi mayoritas di Indonesia.


NU bukan merasa paling benar, tapi NU mengawal faham yang telah disepakati sebagai faham yang paling benar oleh mayoritas ulama dunia dari masa ke masa dan diikuti oleh mayoritas umat Islam di dunia.


NU bukan merasa paling berjasa, tapi NU adalah organisasi sosial keagamaan yang memiliki komitmen kebangsaan yang jelas dan akan setia menjaga Indonesia dari segala bentuk usaha kelompok-kelompok (kanan atau kiri) yang ingin mengacaukan/mengaburkan faham keagamaan dan faham kebangsaan yang benar.


Semoga Allah meridloi usaha para penjaga NKRI dan membalas jasa mereka dengan sebaik-baiknya balasan.

Sabtu, 27 Maret 2021

KUNCI JAWABAN UM BASA JAWA

 

1. C     2. B     3. D     4. A     5. A     6. B     7. C     8. C     9. A     10. A   

11. B   12. D   13. D 14. B     15. A            16. C   17. D   18. A   19. B   20. C   

21. D   22. B   23. A   24. C   25. D   26. D 27. C     28. B   29. A            30. A  

31. C   32. B   33. D   34. B   35. A   36. C   37. D   38. C   39. B 40. D       


Rabu, 24 Maret 2021

UMBKS PKn

 

Text Box: Logo Satuan Pendidikan

 

 

 

 

 


PREDIKSI SOAL

UJIAN MADRASAH  IBTIDAIYAH

TAHUN PELAJARAN 2020/2021

 

LEMBAR SOAL

Mata Pelajaran

Jenjang

Hari/Tanggal  

Waktu                        

: PPKn

: Madrasah Ibtidaiyah

: ..............................................

: 90 Menit

 

PETUNJUK UMUM

1.    Berdo’alah kepada Allah SWT sebelum memulai mengerjakan paket soal

2.    Isikan Identitas Anda ke dalam Lembar Jawaban Ujian Madrasah (LJUM) dengan menggunakan Bolpoint sesuai di LJUM.

3.     Isikan jawaban soal ke dalam LJUM sesuai petunjuk LJUM

4.    Tersedia waktu 90 menit untuk mengerjakan soal.

5.    Jumlah soal sebanyak 50 butir, pada setiap butir soal terdapat 4 (empat) pilihan jawaban.

6.    Periksa dan bacalah soal-soal sebelum Anda menjawabnya.

7.    Laporkan kepada pengawas ujian apabila terdapat lembar soal yang kurang jelas, rusak, atau tidak lengkap.

8.    Periksalah pekerjaan Ananda sebelum diserahkan kepada pengawas ujian.

 

PETUNJUK KHUSUS

 

I.         Berilah tanda silang (X) pada huruf A, B, C atau D pada jawaban yang benar pada lembar jawab yang tersedia!

1.        Perhatikangambar di bawah!

Makna simbol yang ditunjuk oleh anak panah pada gambar di samping adalah ....

A.      cahaya kerohanian bagi setiap manusia

B.       hubungan manusia satu sama lain yang saling membantu

C.       menyelesaika masalah dengan musyawarah

D.       pangan dan sandang yang merupakan kebutuhan pokok semua rakyat Indonesia

2.        Pernyataan berikut yang benar berkaitan dengan hak anak di sekolah adalah....

A.  anak-anak mengerjakan soal ulangan di sekolah pada waktu ujian

B.  anak-anak membersihkan lingkungan sekolah pada kegiatan Jumat Bersih

C.  anak-anak mendapatkan pembelajaran sesuai dengan jadwal pelajaran

D.  anak-anak mentaati semua tata tertib sekolah

3.        Salah satu sikap yang tidak mau menghargai keragaman Bangsa Indonsia di bawah ini adalah ....

A.  Harun selalu mengajak Made yang beragama Hindu untuk bermain Gobak Sodor

B.  Topik tidak mau bermain badminton jika berpasangan dengan Boas Salosa yang berkulit hitam

C.  Esti suka membuatkan hiasan bintang untuk pohon natal tetangganya

D.  Koko merasa sedih mendengar temannya yang dari Manado sakit di rumah sakit

4.   
Description: KPU Mulai Susun Simulasi Pemilu Serentak 2024, Begini Gambarannya : Okezone  Nasional
Berdasarkan gambar di samping, salah satu hak warga negara Indonesia adalah....

A.    hak untuk memilih wakil rakyat

B.    hak untuk menjadi mendapatkan kehidupan yang layak

C.    

PEMILU

 
hak yang sama di depan hukum

D.     hak untuk mendapatkan pekerjaan

 

5.        Perhatikan pernyataan berikut!

1.    Menjaga kebersihan lingkungan sekitar

2.    Menjaga suasana agar tetap damai, tenteram, dan aman

3.    Mentatati tata tertib sekolah

4.    Saling menghormati dan menghargai tetangga rumah kita

5.    Saling membantu dan bergotong royong

Pernyataan yang tepat tentang kewajiban yang berada di lingkungan masyarakat adalah ....

A.  1, 2, 3, 4

B.  2, 3, 4, 5

C.  1, 3, 4, 5

D.  1, 2, 4, 5

6.      Di Kampung Kurusetra memiliki ribuan warga. Para warganya sebagian berasal dari berbagai wilayah di Indonesia. Bahkan bisa dikatakan, di Kampung Kurusetra ini penduduknya berasal dari Sabang sampai Merauke. Akibatnya, budaya, kebiasaan, karakteristik, dan agama mereka sangat beragam. Namun, keberagaman tersebut tidak menghalangi mereka untuk selalu bekerja sama dalam memajukan Kampung Kurusetra.

Kegiatan di bawah ini merupakan bentuk kerja sama dalam keberagaman Kampung Kurusetra, kecuali ....

A.  saling membantu membersihkan tempat ibadah

B.   bergantian menggunakan tempat ibadah

C.   bergotong royong membersihkan lingkungan kampung

D.  saling membantu warga yang kekurangan atau kesulitan

7.        Perhatikan ilustrasi berikut!

Asep adalah anak yang baru pindah dari Bandung. Di tempat baru ini Asep memiliki teman baru Nyoman dari Bali, Mashudi dari Solo, Cut Keke dari Aceh, dan Martinus dari Ambon. Keempat teman Asep tersebut memiliki sifat, kebiasan, makanan, warna kulit, dan agama yang berbeda-beda. Perbedaan tersebut tidak akan mempengaruhi pertemanan mereka jika ....

A.       saling menghargai perbedaan yang ada, dan menganggap perbedaan sebagai kekayaan bangsa

B.       Asep lebih berteman dekat dengan Cut Keke karena Cut Keke adalah teman yang paling kaya

C.       Asep lebih berteman dekat dengan Mashudi karena sama-sama dari Pulau Jawa

D.       saling membanggakan diri dengan budaya dari masing-masing daerah asal

8.      Sebagai makhluk sosial, manusia bekerja sama dengan orang lain dan tidak bisa hidup sendiri. Salah satu manfaat bekerja sama adalah ....

A.       kerjasama tidak dapat memupuk rasa sosial dan menciptakan ketidakpedulian terhadap sesama

B.       kerjasama dapat menimbulkan sifat egois atau mementingkan diri sendiri

C.       kerjasama dapat membuat pekerjaan yang berat menjadi lebih ringan dan cepat

D.       kerjasama dapat menumbuhkan rasa persaingan dan permusuhan

9.        Perilaku yang tepat yang mencerminkan nilai Pancasila sila keempat di lingkungan madrasah adalah ....

A.       menjaga kebersihan madrasah

B.       mengerjakan piket bersama

C.       melakukan musyawarah dalam memilih ketua kelas

10.       Perhatikan ilustrasi berikut!

Koko adalah siswa kelas VI disebuah madrasah di Desa Semangka. Kemarin, Desa Semangka tempat Koko tinggal dilanda banjir bandang. Banyak warga yang kehilangan harta benda mereka, termasuk Koko. Semua buku, pakaian, dan persediaan makan Koko habis dibawa banjir. Eko yang merupakan teman dekat Koko berusaha membantu Koko dengan sekuat tenaga. Ia memberitahu kawan-kawanya di kelas VI untuk mengumpulkan sumbangan bagi Koko yang menjadi korban banjir.

Sikap Eko merupakan pencerminan nilai Pancasila, khususnya sila ke- ....

A.  1

B.   2

C.   3

D.  4

11.                                                                                                   Berdasarkan gambar di samping, sikap yang tepat sebagai warga masyarakat adalah....

A.    melihat-lihat sambil mendokumentasikan

B.    pura-pura tidak tahu

C.    berpartisipasi dalam kegiatan

D.    sembunyi di dalam rumah

 

12.    Warga Desa Kampung Tombro sedang mengadakan kerja bakti dengan menanam tanaman peneduh pinggir jalan. Mereka melakukannya dengan penuh kegemberiaan dan rasa tanggung jawab.

Hak yang akan diperoleh oleh warga Desa Kampung Tombro adalah ....

A.       lingkungan menjadi aman

B.       warga dapat menghirup udara segar dan lingkungan yang bersih

C.       lingkungan menjadi tidak layak ditempati

D.       kenyamanan lingkungan akan terganggu

13.                                                                                                   Description: Hasil gambar untuk gambar lingkungan bersih kartun tanpa orangLilik sangat suka piknik di daerah pegunungan. Udara di pegunungan memang dingin, sejuk, dan bersih. Lingkungan pegunungan yang bersih dari sampah, menambah asrinya pemandangan. Hal itu membuat badan menjadi segar, fikiran menjadi ­fress, segala kepenatan akan hilang, dan semangat akan kembali berkobar setelah pulang dari piknik. Agar lingkungan seperti ilustrasi di atas tetap terjaga, maka kewajiban  yang harus kita lakukan adalah ...

A.       memahami peraturan yang berlaku di masyarakat

B.       menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan tersebut

C.       memanfaatkan lingkungan sebagai sarana olah raga

D.       mengolah sampah menjadi benda-benda kerajinan yang bermanfaat

14.    Perhatikan pernyataan berikut!

1.         Membuang sampah pada tempatnya

2.         Menaati peraturan yang berlaku

3.         Mendapatkan penghargaan atas prestasi yng diraih

4.         Menjaga kebersihan lingkungan

5.         Menikmati lingkungan yang bersih dan sehat

6.         Mengikuti kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan sekitar

Berdasarkan pernyataan di atas, sikap yang mencerminkan penggunaan hak dalam kehidupan sehari-hari adalah ....

A.       1, 2, dan 3

B.       2, 4, dan 5

C.       1, 3, dan 4

D.       3, 5, dan 6

15.                                                                                                                 
Description: Kampanyekan Permainan Tradisional – RADAR BEKASI
Salah satu kelebihan permainan tradisional  Rangku Alu sebagaimana gambar di samping adalah....

A.      dapat memainkan berbagai irama musik

B.       dapat bermain dengan berbagai gaya

C.       dapat melatih kerjasama dan kekompakan

D.      dapat berlari dengan kencang

16.    Nyoman dari Bali, Doel dari Betawi, Mateus dari Maluku, Lalu dari Lombok menjadi Duta Budaya mewakili Negara Indonesia di perhelatan Pameran Budaya Internasional di kota Delf Negara Belanda. Keempatnya tidak menampilkan tarian tradisional daerah mereka masing-masing. Tetapi, keempatnya menampilkan Tari Kipas dari Gowa Sulawesi Selatan. Tampilan mereka mendapatkan aplaus yang luar biasa dari para peserta dan penonton.

Berdasarkan pernyataan di atas, manfaatyang dapat diambil dari keragaman budaya Indonesia adalah ....

A.       menjadi identitas bangsa dan negara Indonesia di mata dunia

B.       melunturkan nilai budaya daerah

C.       merengangkan persatuan dan kesatuan bangsa

D.       menumbuhkan sikap egoisme tiap-tiap daerah

17.    Perhatikan pernyataan berikut!

1.         Mempelajari kebudayaan dan kesenian daerah lain

2.         Hanya menghargai dan menghormati kebudayaan sendiri

3.         Ikut serta dalam berbagai event kebudayaan

4.         Tidak mengajarkan budaya saerah kepada orang lain

5.         Mendukung upaya pelestarian tari daerah

Berdasar pernyataan di atas, manakah yang merupakan upaya pelestarian budaya Indonesia?

A.       1, 2, dan 3

B.       1, 3, dan 5

C.       2, 3, dan 4

D.       3, 4, dan 5

18.    Negara Kesatuan Republik Indonesia terdiri dari berbagai macam suku bangsa, agama, kebudayaan, adat istiadat, dan posisi geografis. Semua bersatu padu menjaga persatuan dan kesatuan dalam semboyan Bhineka Tunggal Ika.

Siapakah yang wajib menjaga persatuan dan kesatuang Bangsa Indonesia?

A.       Presiden Joko Widodo

B.       DPR dan MPR

C.       seluruh warga negara Indonesia

D.       seluruh Gubernur dan Bupati se-Indonesia

19.    Manakah gambar di bawah ini yang merupakan pencerminan perilaku menjaga persatuan dan kesatuan bangsa?

A.      
Description: Jalan Keluar Jika Perpecahan sebagai Takdir Allah - Skanaa

 

 

 

 

Description: Perundungan dan Duel ala Gladiator di Kalangan Siswa

B.        

 

 

Description: Hentikan Penyebaran Ujaran Kebencian yang Timbulkan Perpecahan | merdeka.com

C.        

 

D.      
Description: MEMAHAMI MAKNA PERSATUAN DAN KESATUAN INDONESIA

 

 

20.    Perhatikan tabel di bawah ini!

No

Contoh Perbuatan

1

Revo dan Mio berangkat ke sekolah bersama - sama

2

Citra menyalinkan catatannya untuk temannya yang sedang sakit

3

Nuri dan teman – temannya mengumpulkan bantuan untuk korban banjir

4

Ketut mempersilahkan temannya untuk beribadah sebelum belajar bersama

5

Elsa membersihkan rumah bersama ibu ayah dan kakaknya

 

Tindakan tolong menolong mengandung nilai persatuan ditunjukkan oleh nomor ….

A.     1,2,dan 3

B.     1,2,dan 4

C.     2,3,dan 5

D.     3,4,dan 5

21.   Perhatikan table di bawah ini!

 

No

Lambang

Option

Penerapan nilai – nilai Pancasila

1

Sila 1

A

Tidak membeda - bedakan teman yang berbeda ras, suku, golongan

2

Sila 2

B

Menjaga toleransi dan saling menghormati antar umat beragama

3

Sila 3

C

Mengembangkan sikap adil terhadap sesama.

4

Sila 4

D

Membantu teman yang sedang terkena musibah

5

Sila 5

E

Melakukan musyawarah jika terjadi perbedaan pendapat

 

Pasangan yang tepat penerapan nilai – nilai Pancasila sesuai dengan sila Pancasila adalah ….

A.  (1 – A), (2 – D), (3 – B), (4 – E), dan (5 –A)

B.  (1 – B), (2 – E), (3 – A), (4 – D), dan (5 –A)

C.  (1 – B), (2 – D), (3 – A), (4 – E), dan (5 –A)

D.  (1 – E), (2 – D), (3 – A), (4 – B), dan (5 –A)

22.   Semua tokoh pendahulu merupakan orang –orang yang berinisiatif dan menjunjung

kebersamaan. Dengan isiatif dan kebersamaan tokoh pendiri bangsa, negara Indonesia merdeka dengan dasar negara Pancasila. Hal ini yang sesuai pengamalan nilai – nilai Pancasila adalah ….

A.       mewujudkan kehidupan yang harmonis

B.       memupuk persatuan dan kesatuan bangsa

C.       mengutamakan pendapat pribadi

D.     menciptakan kesenjangan sosial

23.   Semboyan di bawah ini, manakah yang sesuai dengan sila ke-3 dari Pancasila?

A.       Berdiri sama tinggi, duduk sama rendah

B.       Rawe-rawe rantas, malang-malang putung

C.       Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing

D.     Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh

24.   Siapakah yang disebut sebagai Bapak Proklamator kita?

A.       Soeharto – Susilo Bambang Yudhoyono

B.       Soekarno – Hatta

C.       Megawati Sukarno Putri – Jokowi

D.       Joko Widodo – Habibie

25.   Perhatiakan tabel di bawah!

 

No

Pernyataan

1

Menambah rasa kekeluargaan dan keakraban

2

Hubungan antara guru dan siswa/siswi menjadi kurang nyaman

3

Menjalin persahabatan dan rasa tolong menolong

4

Memperlemah jati diri kedaerahan

5

Menjaga rasa kemanusiaan dan sikap toleransi

Dari pernyataan di dalam tabel di atas, yang merupakan manfaat persatuan dan kesatuan adalah ....

A.       1, 3, dan 5

B.       1, 2, dan 3

C.       2, 4, dan 5

D.       3, 4, dan 5

 

26.   Berikut contoh kewajiban sebagai warga sekolah, kecuali ....

A.       selalu terlambat datang ke sekolah

B.       mengikuti seluruh kegiatan sekolah

C.       mengikuti upacara bendera

D.       memelihara seluruh fasilitas yang ada di lingkungan sekolah

27.   Tugas seoarang pelajar adalah belajar, mengerjakan tugas yang diberikan guru, manjaga ketertiban sekolah, dll. Bagaimanakah sikap seorang pelajar apabila mendapatkan tugas dari gurunya?

A.       Dikerjakan bersama orang tua atau teman-teman

B.       Dikerjakan nanti-nanti saja

C.       Dikerjakan sesegera mungkin dengan sungguh-sungguh

D.       Dikerjakan dengan sesantai mungkin

28.   Sikap yang sebaiknya dilakukan kepada tetangga kita yang lebih miskin adalah ....

A.       Dibiarkan saja karena tetangga kita malas bekerja

B.       Tidak perlu ditemui bila tetangga kita bertamu

C.       Tidak perlu bergaul dengan mereka

D.       Membantu dengan penuh keikhlasan

29.   Perhatikan tabel di bawah ini!

No

Jenis Pekerjaan

1

Petani Garam

2

Petani sayur

3

Pekebun

4

Peternak Bandeng

5

Nelayan

Jenis pekerjaan yang cocok untuk daerah pantai adalah ....

A.       petani garam, petani sayur, dan pekebun

B.       petani garam, peternak bandeg, dan nelayan

C.       petani sayur, pekebun, dan peternak bandeng

D.       petani sayur, peternak sayur, dan nelayan

30.                                                                  
Description: Pitutur: Memahami Makna Tradisi Hatur Sesaji
Perhatikan gambar di samping!

Tanggung jawab yang tepat sebagai warga masyarakat berdasarkan gambar di samping adalah .…

A.    menonton

B.     mengabaikan

C.     melestarikan

D.    tidak perlu memikirkan

31.   Contoh sikap yang baik kepada teman yang sedang berwirausaha adalah ....

A.       berusaha menghalangi karena masih anak-anak

B.       mengajak orang lain agar tidak mendukung usaha tersebut

C.       mendukung usaha tersebut dengan membantu sebisanya

D.       pura-pura tidak tahu saja

32.   Salah satu sikap siswa yang tidak bertanggung jawab di sekolah adalah ....

A.       menggambar di meja belajar dengan tip ex

B.       mengepel lantai yang tersiram air minum kawannya

C.       meminjamkan pensil kepada kawan yang tidak punya

D.       membagi tugas piket kelas

33.   “Setiap warga negara berhak mendapat pendidikan” adalah bunyi UUD 1945 pasal ....

A.       31 ayat 1

B.       31 ayat 2

C.       31 ayat 3

D.       31 ayat 4

34.                                                                  
Description: Hidup Rukun di Lingkungan Sekolah | Other Quiz - Quizizz
Berdasarkan gambar di samping, sesuai dengan nilai-niai Pancasila sila ....

A.       Sila ke-1

B.       Sila ke-2

C.       Sila ke-3

D.       Sila ke-4

35.   Sikap yang merupakan salah satu kewajiban warga di masyarakat adalah ....

A.       Memanfaatkan lingkungan sebagai tempat bermain dan berekreasi

B.       Menghirup udara yang segar dan bersih bebas dari polusi

C.       Mengolah bahan limbah menjadi komoditas yang bermanfaat

D.       Mematuhi peraturan yang berlaku di masyarakat

36.   Apabila kita meihat lingkungan di sekitar kita yang tidak sehat, kotor, penuh sampah, bau yang tidak sedap dan sangat menyangat, banyak lalat, air limbah menggenang, maka  sikap kita sebagai warga masyarakat sebaiknya ....

A.       Menghindari dengan tidak lewat jalan yang tidak sehat

B.       Mengajak warga secara bergotong royong untuk membersihkan lingkungan yang tidak sehat tersebut

C.       Mendokumentasikan dan menguploadnya di media sosial

D.       Membiarkanya saja, biar oarng lain yang membersihkan

37.   Berdasarkan hasil musyawarah, Pak Mahfud dengan penuh rasa tanggung jawab mengikuti kerja bakti memperbaiki jalan yang rusak. Tak ketinggalan pula, warga yang lain juga ikut bersama-sama mengerjakannya hingga selesai. Dampak dari kegiatan tersebut adalah ....

A.       perbaikan jalan cepat selesai

B.       terbengkalainya pekerjaan

C.       terjadi kesenjangan antar warga

D.        tumbuhnya sifat individualisme

38.   Perhatikan pernyataan berikut!

1.    Membuang sampah pada tempatnya

2.    Tidak merokok di fasilitas umum

3.    Mumbuang bungkus makanan di selokan

4.    Menanam pohon buah-buahan di sekitar rumah

5.    Membendung air selokan supaya tidak dapat mengalir

 

Pernyataan di atas, yang merupakan sikap menjaga lingkungan adalah ....

A.  1, 2, dan 4

B.  1, 2, dan 3

C.  1, 2, dan 5

D.  3, 4, dan 5

39.   Di Desa Bhineka penduduknya terdiri dari banyak suku dan agama. Imam dari Solo beragama Islam. Yosef dari Manado beragama Kristen. Kadek dari Bali beragama Hindu. Min Min yang keturunan Mongolia beragama Budha. Di bawah ini manakah yang merupakan siakp yang baik dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa?

A.       Min Min tidak mau bergaul dengan Imam, Yosef, dan Kadek dengan alasan bermata sipit

B.       Yosef tidak mau berteman dengan Min Min  karena Min Min beragama Budha

C.       Kadek tidak mau mengajak bermain Yosef karena berbeda suku

D.       Imam selalu mengajak Yosef, Kadek, dan Min Min ketika bermain

40.   Dampak dari sikap yang tidak menjaga persatuan dan kesatuan bangsa adalah ....

A.       Persatuan menjadi kuat

B.       Hidup akan lebih mudah

C.       Kemakmuran akan cepat tercapai

D.       Tidak ada perdamaian

 

 

 

 

 

 

 

 

 


MATERI

SAMBUTAN KAMAD - KELULUSAN

 Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,Yang saya hormati Bapak/Ibu Komite Sekolah,Yang saya hormati Bapak/Ibu guru dan seluruh staf SD...